Kulihat kau di sana
Di antara awan-awan yang membumbung tinggi-tinggi
Di arak angin
Wajah yang terpahat sempurna
Di kerjakan oleh tangan-tangan terampil
Berulang ku melompat
Namun kerianganku mengalahkan pengetahuanku
Aku berlari mengejar awanmu
Bersama derai tawa tak berkesudahan
Mahkotamu adalah hatimu
Keras namun anggun
Ku harap kau akan berhenti di ujung pelangi
Dan akan ku pakai selendangku
Kau adalah kegemaran semuruh raga
tangan-tanganmu adalah berkat sempurna
Tawamu adalah sumber kehidupan
Dan aku merindu
Dan aku merindu
Dan aku merindu
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)
0 komentar:
Poskan Komentar